Hari itu datang sayang, hari dimana calon lelaki yang akan memimpin kehidupanku sampai akhir hayat harus mengucapkan kalimat ijab-kabul di hadapan penghulu, saksi, orang tua, dan sanak saudara. Hari yang menandakan bahwa Allah telah menjadikan kita satu, dalam ikatan suci yang bernama pernikahan. InsyaAllah rahmat dan berkah kebahagiaan selalu Allah curahkan untuk kita dan keluarga, amin... :)
Pernikahan yang dihiasi dengan perasaan campur aduk, seneng, sedih, bener2 jadi satu saat itu. Hari kamis siang pada saat kami sibuk untuk menyiapkan acara pengajian pada malam harinya mendadak dikagetkan dengan berita meninggalnya nenek tercinta. Sedih memang, namun di sisi lain kita berfikir bahwa inilah jalan yang terbaik bagi nenek kami, karena selama ini beliau harus menahan sakit karena kanker payudara. Semoga Allah menerima amal ibadah beliau, amin. Sangat bersyukur karena kami sekeluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan. Pesan nenek terakhir, beliau ingin pernikahan ini tetap berlangsung, beliau akan mendoakan kami dari "sana". Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara pernikahan kami berjalan dengan lancar (subhanallah...). Hari-hari yang biasanya dihiasi dengan tetesan air hujan, selama rangkaian acara pernikahan kami berlangsung seakan mengerti, tetesan air hujan digantikan dengan cerianya matahari yang tidak terlalu panas.
Sempat terharu juga melihat banyaknya tetangga, rekan, dan saudara yang membantu berlangsungnya acara pernikahan kami, mulai dari acara pengajian, siraman, midodareni, akad nikah, sampai dengan resepsi. Dari 700 undangan yang tersebar hampir seluruhnya datang, bahkan setelah kami cek di buku tamu, ada hampir 800 undangan yang datang. Sempat heran juga, karena sekitar 150 dari 700 undangan yang disebar adalah untuk teman dan rekan yang berdomisili di Jakarta. Ternyata undangan via acount jejaring sosial facebook cukup dapat diandalkan ;p (walaupun ini juga telah dibatasi). Sempat was-was, jangan-jangan cateringnya kurang, hehe... tapi, lagi-lagi harus mengucap syukur Alhamdulillah karena cateringnya masih sisa dan masih cukup untuk dibagi-bagikan ke tetangga dan saudara sesampainya di rumah :) Terimakasih untuk Laksana Catering, terutama buat Mas Arie yang telah menjadi vendor terbaik kami. Terimakasih juga untuk Ibu Hj. Sriyatun untuk tata rias dan dekorasinya, alhamdulillah banyak yang bilang bagus dan tidak mengecewakan :)
Semoga Allah menjaga biduk rumah tangga kami, menghiasi dan menambahkan anugerah dengan anak-anak yang sehat, cerdas, shaleh dan taat padaMu, amin... InsyaAllah kami akan menjaga anugerahMu ya Allah dengan tetap taat padaMu, berusaha untuk mempersembahkan yang terbaik, serta ikhlas kepadaMu, amin... :)
I just an ordinary javanese woman who just want to share about my story... my real life... n about people around me...
Minggu, 30 Mei 2010
Rabu, 03 Februari 2010
pre wedding syndroma
Have U ever felt "pre wedding syndroma"? It's sound usually, but for me, it felt strange and uncomfortably :( Whatever he done is wrong, whatever he says are false. Although he says that what I feel is wrong and always make me calm, sometimes, it doesn't work. Huff..
Syndroma ini ditandai dengan gejala-gejala yang agak aneh, seperti; setiap hari, setiap menit, setiap saat menginginkan calon suami kita untuk menyatakan alasan mengapa dia memilihku untuk menjadi pendamping hidupnya, apakah ini keinginan sesaat atau memang karena didasari oleh cinta yang tulus selamanya (sudah pasti saya sadar kalau hal ini bisa membuatnya sangat kesal, tapi, beruntunglah Allah memberikan saya calon suami yang begitu sabarnya); syndroma ini diperburuk dengan gejala "lack of confidence" alias menurunnya tingkat kepercayaan diri untuk menjadi seorang istri, setiap hari (terutama sebelum tidur) selalu terngiang, apakah aku bisa menjadi sosok istri yang diidamkannya? (walaupun saya tau, no body is perfect, tapi setidaknya terfikir, apakah saya dapat menjadi istri yang baik dan dapat melayani suami dengan baik?); gejala lainnya adalah, jealous yang berlebihan (hehehe...pokoknya super cemburuan...).
Sampai saat ini belum tau bagaimana cara mengatasinya. Selama ini hanya berusaha untuk semakin mendekatkan diri pada Allah, Sang Illahi Rabbi dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas doa, serta berusaha untuk lebih relax... Allah yang menjadikannya ada, dan Allah pula yang menetapkan apakah semuanya akan tetap pada jalannya.Semangat untuk meraih impian yang selama ini terus kita jaga dan berusaha untuk meraihnya :) (jadi ingat perjuangan kita dear... :) thanks 4 ur greatest luv, 4 ur care, n 4 ur fight. From deepest of my heart, I am very proud with U (walaupun ade ga pernah bilang ini ke Aa).
Sekarang, hanya perlu memupuk jutaan keikhlasan, kemantapan hati, dan keridhoan Sang Illahi Rabbi untuk menjadikan impian kita nyata. Ya Rabb, ridhoi jalan kami untuk menuju rahmatMu, amin.. :)
Syndroma ini ditandai dengan gejala-gejala yang agak aneh, seperti; setiap hari, setiap menit, setiap saat menginginkan calon suami kita untuk menyatakan alasan mengapa dia memilihku untuk menjadi pendamping hidupnya, apakah ini keinginan sesaat atau memang karena didasari oleh cinta yang tulus selamanya (sudah pasti saya sadar kalau hal ini bisa membuatnya sangat kesal, tapi, beruntunglah Allah memberikan saya calon suami yang begitu sabarnya); syndroma ini diperburuk dengan gejala "lack of confidence" alias menurunnya tingkat kepercayaan diri untuk menjadi seorang istri, setiap hari (terutama sebelum tidur) selalu terngiang, apakah aku bisa menjadi sosok istri yang diidamkannya? (walaupun saya tau, no body is perfect, tapi setidaknya terfikir, apakah saya dapat menjadi istri yang baik dan dapat melayani suami dengan baik?); gejala lainnya adalah, jealous yang berlebihan (hehehe...pokoknya super cemburuan...).
Sampai saat ini belum tau bagaimana cara mengatasinya. Selama ini hanya berusaha untuk semakin mendekatkan diri pada Allah, Sang Illahi Rabbi dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas doa, serta berusaha untuk lebih relax... Allah yang menjadikannya ada, dan Allah pula yang menetapkan apakah semuanya akan tetap pada jalannya.Semangat untuk meraih impian yang selama ini terus kita jaga dan berusaha untuk meraihnya :) (jadi ingat perjuangan kita dear... :) thanks 4 ur greatest luv, 4 ur care, n 4 ur fight. From deepest of my heart, I am very proud with U (walaupun ade ga pernah bilang ini ke Aa).
Sekarang, hanya perlu memupuk jutaan keikhlasan, kemantapan hati, dan keridhoan Sang Illahi Rabbi untuk menjadikan impian kita nyata. Ya Rabb, ridhoi jalan kami untuk menuju rahmatMu, amin.. :)
Minggu, 24 Januari 2010
~Just Love the Way U're...~

Ga terasa, next 2 days is our anniversary :) Anniversary untuk penyatuan impian kita, untuk penyatuan rencana hidup ke depan, dan untuk perjuangan bersama dalam meraih impian (thanks yah dear, untuk 2 tahun yang penuh perjuangan, pembelajaran, dan kasih sayang). Semalam mencoba membuka selembar kertas yang kisut karena lipatan yang disimpan sebagai pembatas Al-Quran kecil, tepat di awal lembaran surat Ar-Rahman.
Dua tahun lalu, dia, seorang lelaki yang insyaAllah akan menjadi suami dan pemimpin hidupku yang sah 3 bulan ke depan, memberikan selembar kertas sobekan diary berisikan rangkaian tulisan, dia hanya berkata, baca yah, semoga kamu ngerti. Dia menyerahkan kertas itu lalu pamit pulang. Ternyata lipatan kertas yang berisi semacam permintaan (permintaan atau penawaran yah? ;p), yang isinya kira-kira seperti ini:
- "Bersediakan kau menyatukan dua buah kata yang lebih bermakna ; 'kita'?"
- "Bersediakan kau hadir dalam peta kehidupanku sekarang dan nanti, atau bolehkan aku menjadi bagian yang inheren dari semua rencana hidupmu?"
- "Bersediakah kau mencintai dengan sempurna semua ketidaksempurnaanku?"
Selama dua tahun ini Allah bukan hanya memberikan jutaan cinta, tawa, kebahagiaan, kasih sayang yang biasa, yang membuat kita terlena, namun jutaan kasih sayang, impian, cita, dan cinta yang dibaluti dengan uji kesabaran, penerimaan, perjuangan, dan saling mencoba untuk mengerti. Kadang di tengah perjalanan kita tersandung, tapi Allah Maha Baik, salah satu diantara kita selalu diberikan kekuatan untuk mengulurkan tangan, membantu untuk bangkit dan kembali berjalan, bahkan berlari (semoga akan terus seperti ini sampai akhir usia ya sayang).
Tiga bulan lagi insyaAllah kita diberikan kelancaran untuk bersatu dalam ikatan yang sah, untuk berjanji di hadapan Allah untuk membangun sebuah keluarga yang kita impikan. Semoga pondasi yang telah kita bangun akan menjadi pondasi yang kokoh untuk menopang bangunan yang akan kita bangun kelak, bukan bangunan yang terlihat bagus dari luar tapi keropos di dalam, namun suatu bangunan yang kokoh, bangunan yang dapat memberikan rasa nyaman dan kehangatan bagi orang yang tinggal di dalamnya, bangunan yang terlihat apik bagi orang yang memandangnya, semoga kelak kita dapat saling membahu untuk mewujudkan bangunan itu.
~jadi menye-menye ;)~
Semangat... untuk selalu berjuang dan berdoa dalam meraih impian, semoga Allah senantiasa meridhoi, amin.. :)
~this article is dedicated 4 u, my husband wanna be~
Kamis, 10 September 2009
~biru~
karena...
ku ingin cinta dan harta kita dapat membirukan langit...
menghijaukan padang...
bukan hanya nikmat dan kebahagiaan untuk sendiri...
namun terasa sangat bagi orang di sekitar kita...
Humb... quote semalem bener-bener dalem. Padahal diucapkan dalam rutinitas telepon sebelum tidur ;p Karena manjanya kumat, kata-kata penutup yang biasanya diisi dengan kata-kata "penyejuk hati" yang setiap malam biasa terucap, aku memintanya untuk diganti dengan sebait puisi. Setelah berfikir selama berpuluh detik, terucap dari bibirnya untaian quote yang penuh makna tadi.
Quote itu terucap pada saat hari-hariku dipenuhi dengan renungan tentang bagaimana untuk meraih impian "kita", hanya "kita", dengan menyingkirkan impian orang lain yang mungkin sebenarnya bukanlah orang lain. Entah kenapa aku merasa begitu egois, karena selama ini aku yang tidak pernah memikirkan kebahagiaan akan diriku sendiri, tiba-tiba beberapa hari ini sering meratap, kenapa aku harus memikirkan kebahagiaan orang lain terlebih dahulu? seharusnya aku dapat meraih lebih dari ini... Entah setan picik apa yang merasukiku beberapa hari ini...
Bagiku, tidak penting dapat meraih semua yang kuinginkan namun tidak dapat membuahkan kebahagiaan bagi keluarga, orang terdekat, bahkan orang lain sekalipun. Kadang menerawang dalam pikiranku, tanpa memikirkan kebahagian mereka dan hanya memikirkan kebahagiaan sendiri, mungkin sekarang aku bukanlah apa-apa... karena tanpa memikirkan mereka, yang kuraih hanya kepuasan dari ambisi pribadi, bukan kebahagiaan...
Entah... aku menjadi semakin bersyukur berada di sampingnya, karena Allah telah memberikan seseorang yang aku butuhkan (bener-bener baru sadar beneran... ^_*). Ternyata bukanlah sosok lelaki mapan, penuh ambisi, dengan segudang talenta dan memiliki segudang harta dan cinta untuk membahagiakan kita, namun yang berada di sisiku saat ini adalah sosok yang sabar, menyejukkan, berfikir ke depan, dan senantiasa berjuang, bukan hanya untuk impiannya, namun untuk impian orang-orang tercintanya. Seseorang yang mampu mengerem ambisiku dalam meraih sesuatu, memberi dan mengajarkanku tentang jutaan kesabaran, bersamaku belajar tentang nikmatnya "memberi", dan tanpa henti selalu mengingatkanku untuk senantiasa bersyukur...
Semoga Sang Illahi Rabbi membimbing kita untuk selalu bersyukur dan menjalankan apa yang telah difirmankanNya, amin...
ku ingin cinta dan harta kita dapat membirukan langit...
menghijaukan padang...
bukan hanya nikmat dan kebahagiaan untuk sendiri...
namun terasa sangat bagi orang di sekitar kita...
Humb... quote semalem bener-bener dalem. Padahal diucapkan dalam rutinitas telepon sebelum tidur ;p Karena manjanya kumat, kata-kata penutup yang biasanya diisi dengan kata-kata "penyejuk hati" yang setiap malam biasa terucap, aku memintanya untuk diganti dengan sebait puisi. Setelah berfikir selama berpuluh detik, terucap dari bibirnya untaian quote yang penuh makna tadi.Quote itu terucap pada saat hari-hariku dipenuhi dengan renungan tentang bagaimana untuk meraih impian "kita", hanya "kita", dengan menyingkirkan impian orang lain yang mungkin sebenarnya bukanlah orang lain. Entah kenapa aku merasa begitu egois, karena selama ini aku yang tidak pernah memikirkan kebahagiaan akan diriku sendiri, tiba-tiba beberapa hari ini sering meratap, kenapa aku harus memikirkan kebahagiaan orang lain terlebih dahulu? seharusnya aku dapat meraih lebih dari ini... Entah setan picik apa yang merasukiku beberapa hari ini...
Bagiku, tidak penting dapat meraih semua yang kuinginkan namun tidak dapat membuahkan kebahagiaan bagi keluarga, orang terdekat, bahkan orang lain sekalipun. Kadang menerawang dalam pikiranku, tanpa memikirkan kebahagian mereka dan hanya memikirkan kebahagiaan sendiri, mungkin sekarang aku bukanlah apa-apa... karena tanpa memikirkan mereka, yang kuraih hanya kepuasan dari ambisi pribadi, bukan kebahagiaan...
Entah... aku menjadi semakin bersyukur berada di sampingnya, karena Allah telah memberikan seseorang yang aku butuhkan (bener-bener baru sadar beneran... ^_*). Ternyata bukanlah sosok lelaki mapan, penuh ambisi, dengan segudang talenta dan memiliki segudang harta dan cinta untuk membahagiakan kita, namun yang berada di sisiku saat ini adalah sosok yang sabar, menyejukkan, berfikir ke depan, dan senantiasa berjuang, bukan hanya untuk impiannya, namun untuk impian orang-orang tercintanya. Seseorang yang mampu mengerem ambisiku dalam meraih sesuatu, memberi dan mengajarkanku tentang jutaan kesabaran, bersamaku belajar tentang nikmatnya "memberi", dan tanpa henti selalu mengingatkanku untuk senantiasa bersyukur...
Semoga Sang Illahi Rabbi membimbing kita untuk selalu bersyukur dan menjalankan apa yang telah difirmankanNya, amin...
Senin, 31 Agustus 2009
Pre Menstruation Syndrome ~ PMS
Bagi wanita, pasti ga asing lagi denger kata PMS karena di setiap bulannya syndroma itu muncul begitu saja pada diri wanita normal. Biasanya sih 7 hari sebelum hari H tubuh kerasa ga enak banget (klo aku sih lebih ke munculnya perasaan jealous n bete mode on yang berlebih, apalagi jika yang dilakukan orang lain ga sesuai dengan apa yang kita inginkan :( ). Mood jadi ga enak banget, emosi naik turun. Sepertinya keadaan menjadi berbanding terbalik, beda dari biasanya, padahal sih hal yang kita alami sama aja seperti hari-hari biasa ;p Cuma ga tau kenapa, pas deket-deket hari H semua terasa ga banget aja :( Selama berlangsungnya PMS ini nih biasanya hubungan dengan orang terdekat jadi agak ga beres. Entah karena candaan darinya yang biasa saja, saat menjelang hari H kita anggep luar biasa engga bangetnya, trus minta perhatian yang luar biasa banget di saat kita bete mode on (padahal klo dipikir-pikir, siapa sih yang mau ngeladenin orang yang super bete n maunya menang sendiri? Huff... ). Biasanya sih kerja jadi males-malesan, bawaannya marah mulu, hoho... (biasanya aku sendiri lebih ke perasaan menyalahkan apa yang dilakukan orang lain terhadap kita. Tapi biasanya terhadap orang terdekat aja... klo ama orang lain mah, bisa gaswatz, secara, ga semuanya kan ngerti sifat kita n apa yang sebenarnya sedang menimpa kita ;p).

Ngutip dari salah satu blog yang dimiliki oleh seorang yang profesional di bidangnya, Pre Menstruation Syndrome atau yang biasa kita singkat PMS merupakan sekumpulan gejala berupa gangguan fisik dan mental yang dialami oleh wanita 7 - 10 hari menjelang menstruasi dan akan menghilang beberapa hari setelah menstruasi. Keluhan yang dialami biasanya bervariasi dari bulan ke bulan, dapat berupa keluhan ringan hingga berat, berupa gangguan mental (lebih sensitif, mudah tersinggung) maupun fisik (sakit punggung, pegal2, dada terasa sakit, etc). Diperkirakan 85% wanita usia produktif (berusia antara 25 - 35 tahun mengalami satu atau lebih gangguan PMS. Hanya 2 - 10% menunjukkan gejala PMS berat (Premenstrual Dysphoric Disorder/ PMDD).
Gejala paling umum yang sering dirasakan kaum wanita saat PMS dapat berupa :
Gejala Fisik

Berikut tips untuk mengurangi gejala PMS agar kita dapat beraktifitas seperti biasa :) :

Ngutip dari salah satu blog yang dimiliki oleh seorang yang profesional di bidangnya, Pre Menstruation Syndrome atau yang biasa kita singkat PMS merupakan sekumpulan gejala berupa gangguan fisik dan mental yang dialami oleh wanita 7 - 10 hari menjelang menstruasi dan akan menghilang beberapa hari setelah menstruasi. Keluhan yang dialami biasanya bervariasi dari bulan ke bulan, dapat berupa keluhan ringan hingga berat, berupa gangguan mental (lebih sensitif, mudah tersinggung) maupun fisik (sakit punggung, pegal2, dada terasa sakit, etc). Diperkirakan 85% wanita usia produktif (berusia antara 25 - 35 tahun mengalami satu atau lebih gangguan PMS. Hanya 2 - 10% menunjukkan gejala PMS berat (Premenstrual Dysphoric Disorder/ PMDD).
Gejala paling umum yang sering dirasakan kaum wanita saat PMS dapat berupa :
Gejala Fisik
- Kelelahan umum (lekas letih, pegal-pegal)
- Jerawat
- Nyeri pada kepala, punggung, perut bagian bawah
- Nyeri pada payudara
- Gangguan pada saluran pencernaan (misalnya : kembung/perut terasa penuh, konstipasi, diare, perubahan nafsu makan - biasanya perut sering merasa lapar (food carvings)
- Mood menjadi labil (mood swings), iritabilitas (mudah tersinggung), depresi, ansietas (kecemasan yang berlebihan).
- Gangguan konsentrasi
- Susah tidur (insomnia)
Berikut tips untuk mengurangi gejala PMS agar kita dapat beraktifitas seperti biasa :) :
- Jangan melawatkan makan, hal ini penting untuk menjaga kadar gula darah anda. Makanlah sedikit, tapi sering.
- Terapkan pola nutrisi yang sehat. Makanan rendah lemak, sedikit garam, tinggi protein, vitamin dan mineral sangat baik bagi tubuh. Ditambah dengan buah-buahan, sayuran, dan gandum tinggi serat. Jika perlu, makanlah suplemen berupa multivitamin dan kalsium yang dapat mengurangi rasa kram dan meningkatkan stamina. Vitamin E bermanfaat untuk mengurangi nyeri payudara, kelelahan, dan insomnia, sedangkan vitamin B6 sangat bermanfaat untuk mengatasi insomnia, keletihan, mood swings, dan iritabilitas.
- Melakukan olahraga ringan secara rutin
- Hindari alkohol dan rokok
- Hindari kafein, teh, coklat, dan minuman bersoda (yang dapat membuat rahim anda lemah)
- Tidur cukup (7-8 jam per hari)
- Hindari stress berkepanjangan
- Minum air putih yang banyak
- Minum ramuan herbal untuk mengusir nyeri yang diakibatkan oleh PMS, misal : kunyit asam (kalau bisa asli buatan sendiri, karena lebih fresh dan tanpa bahan campuran lainnya, tapi kalau tidak sempat, banyak minuman herbal untuk mengatasi nyeri haid, misal : kiranti dan lancar datang bulan sariayu).
- Lakukan relaksasi.... ^_^
Selasa, 25 Agustus 2009
~ a Glass of Water ~
Humb... guys... ternyata minum delapan gelas air sehari sangat bermanfaat bagi tubuh kita lhoh. Tubuh kita yang notabene 80% nya terdiri dari air sanagt membutuhkan asupan minimal 8 gelas air per hari agar metabolismenya dapat bekerja dengan baik dan lancar.Kadang kita (terutama bagi yang males mengkonsumsi air putih) sering bertanya, kenapa kita harus minum air putih banyak-banyak? Toh kita ga ngerasa haus kok.. Kata ibu dokter kita sih, pertanyaan ini bisa dijelaskan sebagai berikut :
- Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air, bahkan ada 2 organ tubuh manusia yang memiliki kadar air di atas 80%. Organ tubuh tersebut adalah "darah dan otak". Darah memiliki komponen air sebesar 95%, sedangkan otak memiliki komponen air sebesar 90%.
- Jatah minum manusia normal per hari adalah 2 liter, atau setara dengan 8 gelas per hari. Jumlah ini harus ditambah apabila anda adalah seorang perokok.
- Jatah air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan tubuh yang keluar lewat air seni, keringat, pernafasan, dan sekresi.
Darah yang disedot komponen airnya akan mengental. Akibat pengentalan darah ini, maka aliran darah akan menjadi kurang lancar, tidak seperti darah yang encer. Saat melewati ginjal (sebagai organ tempat menyaring racun dari darah), ginjal akan bekerja ekstra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal sangatlah halus, maka tidak jarang darah yang kental akan menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. Bocornya saringan dalam ginjal ini bisa diindikasikan dari air seni yang berwarna kemerahan. Jika dibiarkan secara terus-menerus, suatu saat anda mungkin akan mengeluarkan Rp. 400.000,- per minggu untuk melakukan cuci darah.
Lalu, bagaimana dengan otak kita? Nah, saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi "encer". Dan karena otak merupakan organ yang sel-selnya paling boros dalam mengkonsumsi bahan makanan dan oksigen, lambatnya aliran darah ini dapat menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Pengentalan darah ini juga dapat meningkatkan resiko terhadap penyakit jantung dan stroke.
Mulai dari sekarang, kita harus dapat memilih, menanamkan investasi untuk kesehatan kita dengan minum minimal 8 gelas air per hari, atau membayar bunga lewat sakit ginjal dan stroke. Seperti orang bijak mengatakan, "tanpa kesehatan kita tidak dapat menikmati indahnya dunia". Semoga kita selalu dalam rahmat sehat dariNya, amin... :)
..... K.E.T.I.K.A .....

Ketika hati ini tetapkan pilihan,
adakah kuasa diri tuk coba abaikan?
Selalu ku katakan, engkaulah yang terjaga
Dalam setiap langkah kau tuntun mimpiku
Meski waktu datang dan berlalu
Kau takkan lekang dan terganti
Selamanya...
Meski waktu datang dan berlalu
tetaplah langkahkan kaki bersamaku
Karena ternyata memang hanya kamu
Milikku satu
Matahariku...
-Just for my fiance, from Selamanya by Diva Gianina, ost Kambing Jantan-
Langganan:
Postingan (Atom)
